MAU JERUK? YUK KENALI JERUK DAN MANFAATNYA

Sumber foto: dokumen pribadi

             Suka jeruk? Jeruk apa saja? Yuks kenali apa itu jeruk ya. Sudah ada di semua internet membahas tentang Jeruk tapi kan tidak follow tulisan itu kan? Naha di sini saya ingatkan kembali apa itu Jeruk dan manfaatnya.

Jeruk atau limau adalah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis. Rasa masam berasal dari kandungan asam sitrat yang memang menjadi terkandung pada semua anggotanya.Sebutan "jeruk" kadang-kadang juga disematkan pada beberapa anggota marga lain yang masih berkerabat dalam suku yang sama, seperti kingkit. Dalam bahasa sehari-hari, penyebutan "jeruk" atau "limau" (di Sumatra dan Malaysia) sering kali berarti "jeruk keprok" atau "jeruk manis". Di Jawa, "limau" (atau "limo") berarti "jeruk nipis".

Jeruk sangatlah beragam dan beberapa spesies dapat saling bersilangan dan menghasilkan hibrida antarspesies ('interspecific hybrid) yang memiliki karakter yang khas, yang berbeda dari spesies tetuanya. Keanekaragaman ini sering kali menyulitkan klasifikasi, penamaan dan pengenalan terhadap anggota-anggotanya, karena orang baru dapat melihat perbedaan setelah bunga atau buahnya muncul. Akibatnya tidak diketahui dengan jelas berapa banyak jenisnya. Penelitian-penelitian terakhir menunjukkan adalah keterkaitan kuat Citrus dengan genus Fortunella (kumkuat), Poncirus, serta Microcitrus dan Eremocitrus, sehingga ada kemungkinan dilakukan penggabungan. Citrus sendiri memiliki dua anakmarga (subgenus), yaitu Citrus dan Papeda.

Asal jeruk adalah dari Asia Timur dan Asia Tenggara, membentuk sebuah busur yang membentang dari Jepang terus ke selatan hingga kemudian membelok ke barat ke arah India bagian timur. Jeruk manis dan sitrun (lemon) berasal dari Asia Timur, sedangkan jeruk bali, jeruk nipis dan jeruk purut berasal dari Asia Tenggara. Banyak anggota jeruk yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan pangan, wewangian, maupun industri. Buah jeruk adalah sumber vitamin C dan wewangian/parfum penting. Daunnya juga digunakan sebagai rempah-rempah.

Sumber foto: wikipedia.com

Sebelum menjelaskan mengenai manfaat buah jeruk, hal penting yang juga harus dipahami adalah kandungan di dalam buahnya. Satu buah jeruk sedang (sekitar 154 gram) mengandung 80 kalori, 0 gram lemak, 250 miligram kalium, 19 gram karbohidrat (14 gram gula dan 3 gram serat makanan) serta 1 gram protein. Satu jeruk menyediakan 130 persen kebutuhan vitamin C harian, 2 persen kebutuhan vitamin A, dan 6 persen kalsium. Selain itu, jeruk  juga mengandung tiamin, riboflavin, niasin, vitamin B6, folat, asam pantotenat, fosfor, magnesium, mangan, selenium, tembaga, kolin, zeaxanthin, dan karotenoid.

Jeruk juga merupakan sumber vitamin B yang baik yaitu thiamin (B1) dan folat (asam folat atau B9). Thiamin memainkan peran penting dalam perkembangan, pertumbuhan, dan fungsi semua sel dalam tubuh. Folat penting dalam pembentukan sel darah merah, pertumbuhan dan fungsi sel. Selain mengandung banyak air, buah yang memiliki warna daging dan kulitnya oranye ini mengandung lebih dari 170 phytochemical dan 60 flavonoid, keduanya merupakan senyawa kimia yang terjadi secara alami pada tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu memerangi peradangan.

Jeruk dikenal sebagai buah yang rendah kalori, mengandung banyak air, tinggi serat, dan vitamin C, membuat jeruk dapat dimasukan sebagai bagian dari menu diet sehat sehari-hari. Berikut adalah beberapa manfaat buah jeruk yang baik untuk tubuh, di antaranya:

1. Mengurangi Risiko Kanker

Kandungan senyawa flavonoid hesperitin dan  naringenin di dalam jeruk memiliki efek positif terhadap kanker. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa jus jeruk dapat mengurangi risiko leukemia, kanker payudara, hati, dan usus besar. Beberapa manfaat tersebut didapatkan karena kandungan vitamin C yang sangat tinggi, sifat antioksidan, serta kualitas antiproliferatif dan antimutageniknya.

2. Mencegah Pembentukan Batu Ginjal

Manfaat buah jeruk berikutnya dipercaya mencegah terbentuknya batu ginjal.  Jeruk mengandung citric acid and citrates, di mana keduanya telah terbukti mencegah pembentukan batu ginjal. Pasien dengan batu ginjal mungkin diresepkan potassium citrate untuk membantu mengatasi kondisinya, namun kandungan citrates yang ditemukan dalam jeruk tampaknya memiliki efek yang sama.

3. Mencegah Penuaan Kulit

Komponen antiinflamasi dan antioksidan dari jeruk membantu mencegah penuaan dengan melawan radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan banyak penyakit degeneratif dan penuaan kulit. Manfaat buah jeruk bisa didapatkan karena vitamin di C di dalam jeruk mendukung pengembangan kolagen yang membuat kulit halus dan elastis.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat buah jeruk yang satu ini berguna bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Jeruk dipercaya membantu penurunan berat badan dengan mengurangi stres oksidatif, menurunkan lemak darah dan glukosa darah, serta menjaga kesehatan hati. Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi jus jeruk dalam jumlah sedang dikaitkan dengan pemenuhan nutrisi yang cukup dan kualitas diet yang positif.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian dini yang paling umum di dunia. Flavonoid—terutama hesperitin—pada jeruk mungkin memiliki efek perlindungan terhadap penyakit jantung. Studi klinis pada manusia mencatat bahwa asupan jus jeruk setiap hari selama empat minggu memiliki efek pengencer darah dan dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan. Selain itu, kandungan serat dalam jeruk tampaknya juga memiliki peran. Asupan serat terisolasi dari buah jeruk telah terbukti menurunkan kadar kolesterol darah.

6. Mencegah Anemia

Manfaat buah jeruk yang jarang disadari adalah kemampuannya untuk mencegah anemia. Anemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan rendahnya kadar sel darah merah atau hemoglobin, sehingga menurunkan kemampuannya untuk membawa oksigen. Kondisi ini sering disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Meskipun jeruk bukan sumber zat besi yang baik, jeruk merupakan sumber asam organik yang sangat baik, seperti vitamin C (asam askorbat) dan asam sitrat. Baik vitamin C dan asam sitrat dapat meningkatkan penyerapan zat besi tubuh dari saluran pencernaan. Saat dikonsumsi dengan makanan kaya zat besi, jeruk dapat membantu mencegah anemia.

7. Stroke

Menurut American Heart Association (AHA), kandungan beberapa senyawa yang ada di dalam buah jeruk dapat menurunkan risiko stroke iskemik bagi wanita. Seseorang yang mengonsumsi buah jeruk dalam jumlah tinggi memiliki risiko stroke iskemik 19 persen lebih rendah dibandingkan perempuan yang sedikit mengonsumsi jeruk.

8. Menurunkan Tekanan Darah

Mempertahankan asupan natrium yang rendah sangat penting untuk menurunkan tekanan darah, namun meningkatkan asupan kalium mungkin sama pentingnya karena efek vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) yang ditimbulkan. Perlu dipahami bahwa asupan kalium yang tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sebesar 20 persen dari semua penyebab.

9. Mencegah Kerusakan Kulit

Manfaat jeruk untuk wajah ternyata juga membantu melawan kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar matahari dan polusi. Selain itu, manfaat buah jeruk juga dipercaya mengurangi keriput dan meningkatkan tekstur kulit. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan karena kandungan vitamin C pada jeruk memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen.

10. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

American Journal of Clinical Nutrition mengklaim bahwa jus jeruk adalah sumber vitamin C yang sangat tinggi. Satu porsi jus jeruk memiliki lebih dari 200% kebutuhan vitamin C tubuh. Vitamin C juga dikenal sebagai asam askorbat, berfungsi sebagai antioksidan utama dalam tubuh yang berguna untuk menghancurkan atau menetralkan radikal bebas. Selain itu, asam askorbat adalah salah satu komponen dasar kolagen yang diperlukan untuk memperbaiki sel dan untuk pertumbuhan jaringan baru dalam tubuh.

11. Menjaga Kesehatan Mata

Selain kaya akan vitamin C, jus jeruk juga kaya akan vitamin A. Vitamin A telah dikaitkan dengan kesehatan mata. Meningkatkan asupan vitamin A dalam menu makanan sehari-hari dapat mencegah kebutaan di malam hari dan degenerasi makula.

12. Menghambat Resistensi Insulin

Makanan yang mengandung gula dan lemak yang tinggi dapat menyebabkan radang di berbagai bagian tubuh. Jika peradangan yang terjadi tidak ditangani, pada gilirannya kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan resistensi insulin, di mana hal ini menjadi salah satu penyebabnya.

Nah, itu serba-serbi buah jeruk. Apapun jenis jeruk ya. Untuk itu ayo beli jeruk agar imunitas masa perubahan cuaca ini bisa kita hadapi dengan keceriaan dan senyum dari buah jeruk ya .

 

#One Day One Post

#tebarkan senyum agar semua bahagia

#Sabar dan Ikhlas menghadapi semua cobaan

 

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki 
https://healthnewsid.com/jeruk 
https://doktersehat.com/3-hal-bermanfaat-seputar-jeruk 

Komentar