PANDEMI COVID-19




Ilustrasi virus Corona (coronavirus) Wuhan. (Shutterstock)

Mungkin sudah tidak asing istilah Covid-19 atau Corona. Tetapi disini saya ingin mengulas kembali untuk pengingat selalu bahwa kita perlu “waspada dan eling”. Materi ini saya dapat dari https://covid19.kemkes.go.id   yang berisi tanya jawab tentang Corona.

Apa itu Corona, sejenis virus apa? Mengapa sebutannya Novel Coronavirus???

Novel coronavirus (2019-nCoV) adalah jenis baru coronavirus yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

 Apa saja gejala Novel Coronavirus (2019-nCoV)?

Gejala umum berupa demam ≥380C, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak napas. Jika ada orang dengan gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke China (terutama Wuhan), atau pernah merawat/kontak dengan penderita 2019-nCoV, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

Seberapa bahayanya 2019-nCoV ini?

Seperti penyakit pernapasan lainnya, infeksi 2019-nCoV dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Beberapa orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas. Walaupun fatalitas penyakit ini masih jarang, namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti, diabetes dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah.

Bagaimana manusia bisa terinfeksi Novel Coronavirus?

Sampai saat ini, belum diketahui bagaimana manusia bisa terinfeksi virus ini. Para ahli masih sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, cara penularan dan pola klinis serta perjalanan penyakit. Hasil penyelidikan sementara dari beberapa institusi di kota Wuhan, sebagian kasus terjadi pada orang yang bekerja di pasar hewan/ikan, namun belum dapat dipastikan jenis hewan penular virus ini. Hingga saat ini dilaporkan adanya penularan antar manusia yang terbatas (antar keluarga dekat dan petugas kesehatan yang merawat kasus).

Bagaimana membedakan antara sakit akibat infeksi 2019-nCoV, dengan influenza biasa?

Orang yang terinfeksi 2019-nCoV dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda. Namun kesamaan gejala tersebut membuat kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut, sehingga pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi 2019-nCoV. Untuk itulah WHO merekomendasikan setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas harus mencari pengobatan sejak dini, dan memberitahukan petugas kesehatan jika mereka telah melakukan perjalanan dalam 14 hari sebelum muncul gejala, atau jika mereka telah melakukan kontak erat dengan seseorang yang sedang menderita gejala infeksi saluran pernafasan.

Bagaimana cara mencegah penularan virus corona?

Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah penularan nCoV.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:

·         Menjaga kesehatan dan kebugaran agar sistem imunitas/ kekebalan tubuh meningkat.

·         Mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.

·         Ketika batuk dan bersin, upayakan menjaga agar lingkungan Anda tidak tertular. Tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau dengan lengan (bukan dengan telapak tangan).

·         Menjaga jarak saat berbicara dengan orang lain, sekurang-kurangnya satu meter, terutama dengan orang yang sedang menderita batuk, pilek/bersin dan demam. Saat seseorang terinfeksi penyakit saluran pernafasan, seperti 2019-nCoV, batuk/bersin dapat menghasilkan droplet yang mengandung virus. Jika kita terlalu dekat, virus tersebut dapat terhirup oleh kita.

·         Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.

·         Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.

·         Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah, lalu cucilah tangan Anda.

·         Hindari kontak dengan hewan ternak dan hewan liar yang terbukti tertular coronavirus.

·         Jangan makan daging yang tidak dimasak hingga matang.

·         Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan seperti Cina, seiring dengan informasi adanya penghentian sementara operasional penerbangan langsung dari dan ke daratan Cina dari pemerintah, sampai ada informasi lebih lanjut.

Jangan lupa dimanapun kemanapun tetap lakukan protokol kesehatan yang telah ditetapkan . Ada 2 hal yang perlu disiapkan antara lain:

1.      Secara fisik yang dilakukan yaitu

·       tetap pakai masker,

·       cuci tangan baru atau keluar masuk suatu ruangan pakai air mengalir,

·       siapkan handsanitizer,

·       jaga jarak,

·       jaga asupan gizi seimbang untuk tubuh,

·       minum air hangat dipagi hari,

·       dan olahraga secara teratur . 

2.     Secara Psikis yang dilakukan yaitu

·       Selalu menjalankan ibadah sesuai Agama yang dianut dan berdoa

·       Buang pikiran negatif dan kembangkan pikiran positif

·       Selalu tersenyum apapun yang terjadi

·       Bahagiakan diri sendiri dengan cara sederhana

·       Jangan mudah percaya berita yang belum jelas (hoax)

Mungkin sedikit catatan ini bisa membantu yang mencari info tentang Corona atau Covid-19 ya. Protokol kesehatan itu saya rangkum dari berbagai informasi tentang apa dan bagaimana cara menghadapi Covid-19. Do’a kita bersama semoga selalu diberi kesehatan dan dalam lindunganNya. Aamiin Aamiin Aamiin.


Komentar

Posting Komentar